thumb

Perkuat Komitmen Lintas Sektor, Dinas Kesehatan Kota Pontianak Gelar Pertemuan Koordinasi dan Komitmen Stakeholder terkait Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar Pertemuan Koordinasi dan Komitmen Stakeholder terkait Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Hotel Orchard Perdana, Kota Pontianak. Pertemuan ini dihadiri oleh 157 peserta lintas sektor sebagai bentuk penguatan sinergi dalam mendukung pencapaian target program kesehatan prioritas di Kota Pontianak.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Rizky Rachmat Akbar, SKM, M.Eng.

Dihadiri Berbagai Unsur Pemangku Kepentingan

Pertemuan ini melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Bapperida, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Camat dan Lurah se-Kota Pontianak, perwakilan rumah sakit, puskesmas, serta Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), organisasi profesi seperti IDI, IBI, dan Persagi, TP PKK dan Dharma Wanita, hingga perwakilan institusi perguruan tinggi.

 

Hadirkan Dua Narasumber Ahli

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu:

  • dr. Purwitasari Aquarini Prehnansy, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, yang memaparkan implementasi kebijakan dan strategi pelayanan kesehatan gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi di tingkat provinsi.
  • Diana Rachmawati, S.ST, perwakilan dari RSUD dr. Soedarso, yang membahas sistem rujukan pelayanan kesehatan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

Tujuan dan Agenda Pertemuan

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung pencapaian target program gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi. Ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai, yaitu:

  1. Meningkatkan peran, fungsi, dan dukungan jejaring serta stakeholder terkait dalam pelaksanaan program dan kegiatan upaya penurunan masalah gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi.
  2. Meningkatkan fungsi rujukan dari FKTP ke FKRTL dalam pelaksanaan upaya penurunan masalah gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi.
  3. Menyusun komitmen bersama antarstakeholder untuk peningkatan kualitas layanan.

Agenda pertemuan meliputi pembukaan dan sambutan, pemaparan implementasi pelayanan kesehatan di Kota Pontianak dan rumah sakit rujukan oleh kedua narasumber, hingga diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak yang hadir.

 

Tiga Isu Kesehatan yang Masih Jadi Tantangan

Dalam laporan kegiatannya, Ketua Panitia turut memaparkan sejumlah isu terkini yang masih menjadi permasalahan di Kota Pontianak dan menjadi fokus perhatian dalam pertemuan ini:

Program KIA — Cakupan pemeriksaan kehamilan pertama (K1) dan kunjungan lengkap (K6) dinilai belum mencapai target. Peran stakeholder dianggap penting untuk mengadvokasi ibu hamil dan keluarga agar lebih memanfaatkan akses layanan di fasilitas kesehatan.

Program Gizi — Kasus stunting masih ditemukan di Kota Pontianak, sehingga diperlukan penguatan intervensi gizi, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif. Bulan Agustus disebut sebagai momentum penting dalam mendukung intervensi serentak pencegahan stunting, yang diharapkan dapat terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Kesehatan Reproduksi — Edukasi mengenai kesehatan reproduksi di masyarakat dinilai masih terbatas, sehingga kolaborasi antarinstansi terkait menjadi kebutuhan mendesak untuk memperluas jangkauan edukasi tersebut.

Diharapkan Percepat Perbaikan Layanan Kesehatan

Melalui pertemuan koordinasi ini, seluruh stakeholder yang hadir diharapkan dapat memperkuat perannya masing-masing dalam mendukung upaya penurunan masalah gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi di Kota Pontianak. Penandatanganan komitmen bersama menjadi penanda keseriusan seluruh pihak untuk bergerak selaras demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh bagi masyarakat Kota Pontianak.