thumb

Genjot Validitas Data, Dinkes Kota Pontianak Gelar Pendampingan Validasi dan Siscobikes SPM

Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar Pertemuan Pendampingan Validasi dan Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Berbasis Kinerja Elektronik (Siscobikes) Standar Pelayanan Minimal (SPM), Selasa hingga Rabu, 22–23 Juli 2026, bertempat di Aula Rohana Muthalib, Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pontianak.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh perwakilan 23 puskesmas se-Kota Pontianak beserta para pengelola program kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Pertemuan menghadirkan tiga narasumber dari tingkat pusat, yakni Fadlie Abdika, Rian Gustaman, SKM., M.Kes., dan Iwan Supriyadi, MPH., yang secara bergantian memberikan pendampingan teknis terkait validasi data SPM dan penggunaan aplikasi Siscobikes.

Dibuka Sekretaris Dinkes, Soroti Capaian dan Kesenjangan Kinerja

Pertemuan resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Rizky Rachmat Akbar, SKM., M.Eng., yang sekaligus menyampaikan paparan mengenai capaian indikator kinerja Dinas Kesehatan Kota Pontianak tahun 2025 sebagai bahan evaluasi menjelang penyusunan perencanaan dan penganggaran tahun 2027.

Dalam paparannya, sejumlah Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Kesehatan Kota Pontianak tahun 2025 tercatat berada di atas target, di antaranya Angka Harapan Hidup yang mencapai 75,96 tahun dari target 73,74 tahun, serta Angka Stunting Balita yang berhasil ditekan hingga 7,57 persen, jauh lebih rendah dari target 13 persen. Realisasi anggaran Dinas Kesehatan tahun 2025 juga tercatat mencapai 95,24 persen dari total pagu sebesar Rp473,89 miliar, atau setara 22,86 persen dari total APBD Kota Pontianak.

Kondisi tersebut, menurut paparan yang disampaikan, menjadi dasar penting dilaksanakannya pendampingan validasi data SPM secara berkala, mengingat akurasi data capaian akan menjadi acuan dalam penyusunan prioritas intervensi dan alokasi anggaran kesehatan pada tahun anggaran berikutnya.

 

Hari Pertama: Fokus Validasi SPM Triwulan II

Memasuki sesi inti pendampingan, narasumber pusat pada hari pertama membawakan materi pengantar validasi SPM sekaligus tata cara pengisian instrumen Validasi SPM Triwulan II. Materi ini menjadi bekal dasar bagi peserta sebelum masuk ke sesi praktik langsung.

Selanjutnya, peserta diajak melakukan praktik input data validasi SPM secara bertahap, mencakup kelompok layanan siklus hidup, layanan Penyakit Tidak Menular (PTM), hingga layanan Penyakit Menular (PM). Pendekatan praktik langsung ini dipilih agar petugas puskesmas tidak hanya memahami konsep validasi secara teori, tetapi juga terampil mengoperasikan instrumen validasi sesuai standar yang berlaku.

 

Hari Kedua: Pendalaman Aplikasi Siscobikes

Pada hari kedua, agenda pendampingan bergeser ke pengenalan aplikasi Siscobikes. Narasumber pusat memberikan pengantar mengenai konsep dasar Siscobikes serta tata cara input data pada aplikasi tersebut, sebelum peserta kembali diajak praktik langsung melakukan input data Siscobikes untuk kelompok SPM Siklus Hidup dan SPM PTM.

Materi teknis yang disampaikan turut membekali peserta dengan panduan operasional aplikasi, mulai dari prasyarat perangkat dan spesifikasi yang dibutuhkan hingga tata cara aktivasi fitur macro/VBA pada Microsoft Excel. Pembekalan ini penting mengingat aplikasi Siscobikes mensyaratkan penggunaan Microsoft Excel versi orisinal minimal tahun 2016 serta perangkat berbasis Windows, dan tidak kompatibel dengan aplikasi pengolah data alternatif seperti WPS.

 

Perkuat Kapasitas Petugas Puskesmas

Dengan melibatkan seluruh 23 puskesmas se-Kota Pontianak, pertemuan pendampingan selama dua hari ini diharapkan dapat menyamakan pemahaman petugas di tingkat fasilitas layanan primer dalam melakukan validasi dan pelaporan data SPM Kesehatan secara akurat dan tepat waktu.

Data yang valid dan terverifikasi melalui proses validasi maupun Siscobikes ini selanjutnya akan menjadi dasar evaluasi kinerja, sekaligus rujukan utama dalam penyusunan prioritas intervensi dan perencanaan penganggaran kesehatan Kota Pontianak untuk tahun 2027.