thumb

Dinas Kesehatan Kota Pontianak Ingatkan Warga Waspada Dampak Kabut Asap dan ISPA

Dinas Kesehatan Kota Pontianak bersama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengeluarkan imbauan kepada warga untuk mewaspadai dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Imbauan ini disampaikan melalui kampanye kesehatan bertajuk "Waspada Asap & ISPA: Lindungi Diri dan Keluarga dari Dampak Kabut Asap Karhutla".

Kenali Gejala Sejak Dini

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mengenali sejumlah gejala awal ISPA akibat paparan asap, di antaranya batuk, pilek, tenggorokan sakit, mata perih, sesak napas, hingga demam. Deteksi dini terhadap gejala-gejala tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.

Lima Kelompok Rentan Perlu Perhatian Khusus

Dalam kampanye tersebut, disebutkan lima kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak kabut asap, yaitu balita, ibu hamil, lanjut usia (lansia), penderita asma atau penyakit paru, serta petugas lapangan yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Kelompok-kelompok ini diminta mendapat perlindungan ekstra selama kondisi udara memburuk.

Langkah Pencegahan yang Dianjurkan

Untuk mengurangi risiko paparan asap, Dinas Kesehatan Kota Pontianak menganjurkan sejumlah langkah pencegahan sebagai berikut:

  • Menggunakan masker berstandar N95, KN95, atau KF94 saat beraktivitas di luar rumah
  • Mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya saat kabut asap pekat
  • Menutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah asap masuk ke dalam ruangan
  • Menggunakan ruang dengan sirkulasi udara lebih bersih atau alat pembersih udara (air purifier) bila tersedia
  • Memperbanyak konsumsi air putih
  • Segera mandi dan mencuci muka setelah beraktivitas di luar rumah

Segera ke Fasilitas Kesehatan Jika Alami Gejala Berat

Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami sejumlah kondisi darurat, seperti sesak napas berat, napas cepat atau berbunyi, bibir kebiruan, demam tinggi, maupun perburukan kondisi pada balita dan lansia. Penanganan medis yang cepat dinilai krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut akibat paparan asap.

Ajakan Aksi Bersama

Selain langkah individu, Dinas Kesehatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam menghadapi dampak kabut asap, di antaranya dengan memantau informasi resmi dari pemerintah, saling mengingatkan pentingnya penggunaan masker, serta bahu-membahu melindungi kelompok rentan di lingkungan sekitar.

Melalui kampanye ini, Dinas Kesehatan Kota Pontianak menegaskan pesan utama: "Cegah paparan asap, kenali gejala ISPA, dan periksa lebih dini." Langkah preventif dan kewaspadaan bersama diharapkan dapat menekan angka kasus ISPA di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah Pontianak.